SEJARAH


Terbentuknya Balai Pemantauan Hutan Produksi (BPPHP) diawali pada tahun 1984, Menteri Kehutanan Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Nomor 101/Kpts-II/1984 tanggal 12 Mei 1984 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Informasi dan Sertifikasi Hasil Hutan yang kemudian disingkat BISHH. Di seluruh Indonesia, BISHH dibagi atas 10 (sepuluh) wilayah yang letaknya tersebar di beberapa daerah. Adapun tempat kedudukan dan pembagian wilayah kerja dapat dilihat sebagai berikut :


Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 147/Kpts-II/1991 tanggal 13 Maret 1991, Balai Informasi dan Sertifikasi Hasil Hutan (BISHH) berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Departemen Kehutanan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 149/Kpts-II/99 tanggal 22 Maret 1999 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kantor Wilayah Departemen Kehutanan berubah menjadi Balai Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (BEHPHH) serta Loka Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (LEHPHH). BEHPHH ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan dan mengakomodasi kegiatan di bidang pengusahaan hutan.

Tempat kedudukan dan pembagian wilayah Balai Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (BEHPHH) adalah sebagai berikut :


Sedangkan Loka Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (LEHPHH) ada 4 (empat) dengan tempat kedudukan dan wilayah kerja sebagai berikut :


Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 6341/Kpts-II/2002 tanggal 17 Agusutus 2002, Balai Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (BEHPHH) dan Loka Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (LEHPHH) berubah menjadi Balai Sertifikasi Penguji Hasil Hutan (BSPHH) yang dibagi menjadi beberapa wilayah sebagai berikut :


Kemudian berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.557/Menhut-II/2006 tanggal 29 Desember 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP), Balai Sertifikasi Penguji Hasil Hutan (BSPHH) berubah menjadi Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP) yang dibagi menjadi :


Selanjutnya berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.12/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelolaan Hutan Produksi, Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP) berubah nama menjadi Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) yang dibagi menjadi 16 Balai, yaitu :

Enam tahun kemudian, BPHP berubah nama kembali dan menjadi Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL), berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tanggal 26 Juli 2022 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Balai Pengelolaan Hutan Lestari.

  1. Subbagian Tata Usaha;
  2. Seksi Perencanaan, Pengelolaan, dan Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung;
  3. Seksi Pemantauan dan Evaluasi Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung; dan
  4. Kelompok Jabatan Fungsional.

Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melaksanakan penyusunan rencana, program, anggaran, dan pelaporan; urusan administrasi kepegawaian, keuangan, pengelolaan barang milik negara, tata persuratan, kearsipan, kerumahtanggan, dan hubungan masyarakat; dan pengelolaan data dan informasi.

Seksi Perencanaan, Pengelolaan, dan Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan fasilitasi penyusunan rencana pengelolaan, pemanfaatan hutan; kerja sama dan kemitraan pemanfaatan hutan produksi dan hutan lindung; serta penugasan dan pengembangan profesi tenaga teknis bidang pengelolaan hutan.

Seksi Pemantauan dan Evaluasi Pemanfaatan Hutan Produksi dan Hutan Lindung mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan pemantauan dan evaluasi di bidang usaha pemanfaatan hutan, iuran dan penatausahaan hasil hutan; pengolahan dan pemasaran hasil hutan; serta pemantauan dan penilaian kinerja tenaga teknis bidang pengelolaan hutan.

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas memberikan pelayanan fungsional dalam pelaksanaan tugas dan fungsi BPHL sesuai dengan bidang keahlian dan keterampilan.

Adapun bagan struktur organisasi BPHL, yaitu :


BPHL terdiri atas 16 (enam belas) balai, yaitu sebagai berikut :